Tag Archives: Uma Thurman

Review Film Pulp Fiction

Oke, jadi ini postingan pertama saya di tahun 2015, setelah hampir satu tahun gak ngeblog. Kali ini saya akan nge-review film yang disutradarai oleh Quentin Tarantino, yaitu Pulp Fiction.

pf

pf2

pf3

Film ini memang keren abis. Sebenarnya sudah lama saya pengen nonton film ini, tapi baru keturutan beberapa minggu ini. Jadi film ini memiliki 3 cerita yang berbeda, tapi ketiga cerita itu bermuara ke tempat yang sama. Ketiga cerita ini awalnya tidak terlihat nyambung satu sama lain, tapi menit demi menit film diputar, film ini justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Cerita pertama yaitu tentang dua pembunuh bayaran Vincent Vega (John Travolta) dan Jules Winnfield (Samuel L. Jackson) yang berniat mengambil koper berisi barang berharga milik majikan mereka, Marsellus Wallace, yang dicuri.  Cerita kedua adalah dua pasangan Pumpkin (Tim Roth) dan Honey Bunny (Amanda Plummer) yang merampok sebuah restoran dimana ada Vincent dan Jules yang sedang sarapan di dalam restoran tersebut. Cerita ketiga, adalah kisah seorang petinju, Butch Coolidge (Bruce Willis) yang dibayar oleh sang bos gangster Marsellus Wallace untuk kalah dalam suatu pertandingan tinju. Film ini memiliki alur cerita non-linear dan dialog yang unik, seakan sang penulis skenario yakni sutradara film Pulp Fiction sendiri, Quentin Tarantino tidak menciptakan dialog dalam skenario filmnya, melainkan ia membiarkan tokoh-tokoh rekaan dalam film Pulp Fiction ini saling berbicara satu sama lain. Namun demikian, film ini mengandung banyak sekali adegan kekerasan. Sudah jelas bahwa ada banyak darah berceceran di dalam film ini, mengingat film ini bercerita tentang dua pembunuh bayaran. Tetapi meski ada banyak unsur kekerasan, film ini juga menyajikan banyak dialog lucu. Tokoh favorit saya adalah Jules Winnfield, pembunuh bayaran berkulit hitam, yang setiap kali akan menembak mati seseorang selalu mengutip Injil, Ezekiel 25:17. Menurut saya dia tokoh paling lucu di Pulp Fiction, sekaligus paling memikat. Di film ini saya baru menyadari betapa berharganya membahas tentang bagaimana orang Prancis menyebut burger Quarter-Pounder, tentang Jules yang seorang vegetarian, tentang milkshake murah seharga 5 dolar, tentang obrolan-obrolan remeh selalu saja tidak seremeh kelihatannya. Banyak sekali kata ‘F’ yang muncul di film ini, bahkan jika dihitung dari awal hingga akhir film ada total 265 kata ‘F’ yang diucapkan. Sejak menonton film ini, saya menjadi penasaran dengan karya-karya Quentin Tarantino lainnya dan membuat saya makin tertarik dengan film-film lain semacam Pulp Fiction ini. Di film Pulp Fiction, isi koper Marsellus Wallace yang dicuri tidak pernah diperlihatkan ke penonton, sehingga saya sangat penasaran. Rupanya Tarantino memang sengaja tidak menunjukkan isi koper yang dicuri itu, supaya para penonton bisa menebak-nebak dan memberikan spekulasi sendiri mengenai isi koper tersebut. Ada yang bilang koper itu berisi berlian karena ketika koper itu dibuka, koper itu bercahaya. Namun ada juga yang bilang kalau koper itu berisi jiwa Marsellus Wallace, karena kode untuk membuka koper itu adalah 666, yang merupakan angka setan. Tapi ternyata koper itu isinya adalah:

pf4

Gubrak. Pantesan kalo dibuka kopernya bercahaya. Hahaha.