Category Archives: Kesehatan

Tes Baru Untuk Mendeteksi Kanker Masih Dalam Tahap Riset

Hari ini aku pengen nge-share artikel tentang riset mengembangkan tes baru yang dapat mendeteksi kanker bahkan sebelum kanker itu menunjukkan gejalanya pada penderita. Menurutku kanker itu penyakit yang paling menyebalkan di dunia ini, meskipun sebenarnya di dunia ini juga ada lebih banyak penyakit lain yang lebih menyebalkan. Tapi kemungkinan penderita kanker untuk bisa survive itu sedikit banget. Memang ada orang yang bisa survive dari kanker, tapi ada lebih banyak lagi orang yang gak bisa survive dalam perjuangannya melawan kanker. Sampai pertengahan tahun 2017 ini aja, sudah ada 2 artis Indonesia yang meninggal karena kanker, yaitu Yana Zein yang berjuang melawan kanker payudara dan Julia Perez yang berjuang melawan kanker serviks. Mereka berdua sudah berjuang mati-matian melawan kanker sampai kehabisan banyak uang buat berobat ke luar negeri. Kematian mereka berdua tidak hanya membuat keluarga, sanak-saudara, dan orang-orang terdekat mereka bersedih, tetapi rakyat Indonesia pun ikut berduka. Seperti yang sudah aku tulis di awal-awal, aku mau nulis tentang riset menemukan tes baru yang dapat mendeteksi kanker sebelum penderita kanker tersebut menunjukkan gejala. Emang masih berupa riset sih, tapi melalui artikel ini semoga saja bisa menambah pengetahuan pembaca tentang tes yang digunakan untuk mendeteksi kanker. Artikel ini sebenarnya ditulis oleh blog interestingengineering.com dalam bahasa Inggris dan aku mau nulis versi bahasa Indonesia-nya. Artinya, aku yang nerjemahin artikel blog Interesting Engineering dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. I take full credit for this article, aku cuma pure nerjemahin sesuai versi aku, merangkum, dan menambah informasinya secara akurat. Ada beberapa bagian dari artikel asli yang aku rangkum atau bahkan sama sekali enggak aku sebutin di artikel versi aku. Selain itu, kebetulan di artikel ini akan ada banyak istilah atau kata-kata ilmiah yang mungkin asing didengar, sehingga aku akan menjelaskan arti istilah-istilah itu supaya lebih mudah dipahami oleh pembaca.  Artikel versi bahasa Inggris-nya ada di sini.

Jadi, sekarang para ahli sedang melakukan riset untuk mengembangkan tes baru yang dapat digunakan untuk mendeteksi kanker bahkan sebelum penderita kanker menunjukkan gejalanya. Tes ini dapat menjadi sangat bermanfaat untuk menyelamatkan banyak nyawa. Karena kanker bisa dideteksi dengan lebih dini dan dapat dilakukan penanganan yang lebih intensif untuk mencegah penyebaran sel kanker ke bagian tubuh lain. Pada umumnya, untuk mendeteksi kanker, penderita dapat melakukan tes darah. Semua sel dalam tubuh menghasilkan informasi melalui aliran darah saat melakukan sekresi, yaitu proses dimana sel-sel tubuh atau kelenjar mengeluarkan substansi kimiawi dalam bentuk lendir yang masih dapat digunakan untuk melakukan fungsi organisme atau untuk melakukan ekskresi. Sel kanker juga menghasilkan informasi dan ini dapat digunakan untuk melakukan diagnosis awal penderita kanker. Tes darah untuk menemukan informasi dalam sel ini dikenal dengan sebutan “men-sirkulasi DNA tumor”. Apa bedanya tumor dengan kanker? Tumor adalah sel yang abnormal dan terdiri dari dua jenis, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak adalah tumor yang tidak dapat menyebar ke jaringan tubuh lain, namun bisa tumbuh membengkak dan biasanya kalau sudah membesar masih bisa diangkat melalui prosedur operasi, sedangkan tumor ganas adalah tumor yang bisa menyebar dan merusak ke jaringan tubuh lain atau biasanya juga disebut kanker. Nah, kanker itu termasuk dalam tumor. Tes darah ini juga dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker bahkan bertahun-tahun sebelum kanker menunjukkan gejalanya pada penderita.

blood-test-e1496761958766

Tes darah. Sumber: Wikipedia

Tapi beberapa tipe kanker memang sulit dideteksi di stadium awal karena gejala yang ditunjukkan biasanya terlihat samar dan mirip-mirip dengan gejala dari berbagai jenis penyakit lainnya. Dr Bert Vogelstein, profesor onkologi dari Johns Hopkins School of Medicine mengatakan jika para dokter bisa mendeteksi kanker yang masih terlokalisasi atau sulit dideteksi karena berada dalam lokasi tertentu, maka mereka dapat mengurangi kematian akibat kanker sebanyak 90%.

Tes kanker yang baru ini menggunakan metode yang hampir sama dengan metode tes darah yang sudah dijelaskan di paragraf sebelumnya. Dewasa ini, ahli onkologi menggunakan metode ini untuk memilih pengobatan yang cocok untuk orang-orang yang menderita kanker di stadium akhir. Tidak semua penderita kanker bisa diobati dengan jenis pengobatan tertentu, karena itulah ada banyak jenis pengobatan kanker. Informasi yang terdapat dalam sel kanker dapat digunakan untuk mengetahui jenis pengobatan apa yang paling cocok bagi penderita. Para ahli sedang mencoba untuk menjadikan hal tersebut dasar dalam tes baru untuk mendeteksi kanker, melalui riset. Riset ini didukung oleh perusahaan Amerika, Grail. Grail memperoleh dana sebesar 100 juta dolar dari Bill Gates, pendiri Microsoft dan bos Amazon, Jeff Bezos. Perusahaan ini menargetkan tahun 2019 sebagai waktu perilisan tes baru untuk mendeteksi kanker yang masih dalam tahap riset ini.

Diharapkan ke depannya, orang-orang dapat mengikuti tes ini sebagai bagian dari check-up rutin. Apabila hasil tes menunjukkan positif menderita kanker, maka penderita harus segera mendapatkan perawatan. Namun dikhawatirkan bila tes kanker yang dilakukan dapat mengeluarkan hasil yang keliru. Misalnya ada orang yang mengikuti tes kanker dan dia dinyatakan menderita kanker, padahal sebenarnya dia sama sekali tidak menderita kanker. Hasil tes kanker yang salah ini bisa diperoleh orang yang secara natural memiliki mutasi gen kanker dalam darahnya namun sebenarnya ia tidak menderita kanker.

Visual Stress

Visual stress adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami gangguan dalam membaca sesuatu yang dicetak dengan kertas berwarna putih atau warna-warna terang. Visual stress juga sering disebut dengan sindrom sensitifitas skotopik atau asfedia.

12

Berikut ini adalah ciri-ciri penderita visual stress:

1) Mengalami sakit kepala ketika membaca.

2) Kehilangan baris bacaan berulang-ulang ketika membaca.

3) Teks yang ada di buku/kertas sering bergerak-gerak (bergoyang-goyang, naik-turun).

4) Sering mengalami nyeri dan sakit di daerah sekitar mata ketika membaca.

Penderita visual stress dianjurkan menggunakan Irlen Special Filters.

13

Irlen spectral filters adalah kacamata yang memungkinkan penggunanya untuk mengubah warna kertas yang dibaca pengguna menjadi lebih gelap sehingga mampu menghilangkan gangguan membaca pada penderita asfedia secara temporer.