Category Archives: Esai

Why Mahabharata Star Plus Is Funny

This is my second article on this blog that contains criticism of the Mahabharata Star Plus series.

In last September, a new Mahabharata serial made ​​by Star Plus launched its first episode. Just a few months running in India, ANTV, a TV stations from Indonesia ‘rented’ the Mahabharata Star Plus serial and broadcasted it in Indonesia. Mahabharata Star Plus got a very rousing welcome in Indonesia and the series is dubbed in Indonesian. In India, currently the Mahabharata Star Plus has reached over 200 episodes while in Indonesia it has recently reached over 100 episodes. Many Mahabharata fans from Indonesia liked to watch on YouTube through the Star Plus official channel as the portion of Mahabharata airtime in ANTV is just half an hour (even less) and the Indonesian fans tried to keep abreast of the latest episode of the Mahabharata in India. In India, the current serial Mahabharata has reached its climax—the war. While in Indonesia, the Mahabharata episode is still up in the story of Pandavas’ struggle to build kingdom in Khandavprastha forest.

I usually stay tune every day and watch the latest episodes of Mahabharata serial in Star Plus’ YouTube channel. But I heard a rumor said that Mahabharata serial will soon be finished. I once read an article on the website about the last episodes of Mahabharata Star Plus serial, in the article mentioned that one source close to Star Plus declared an end to the serial Mahabharata after they filming a few episodes after the Mahabharata war ended. I’m sure many fans of the series Mahabharata—including me, felt very surprised and disappointed by this news. Moreover, this new rumor is heard when the serial Mahabharata has reached its climax, the war. Kurukshetra War is the essence of the whole story of the Mahabharata and I think Star Plus was too cruel to decide to ‘abort’ or reduce the portion of war in Mahabharata serial. Moreover, after the Mahabharata war ended, there are still old days stories of the Pandavas and Pandavas and Draupadi trip to the Himalayas, also the story of the birth of Parikshit who will be the next successor to the throne of Hastinapura after Yudhisthira. As a big fan of the Mahabharata I was not willing if Mahabharata serial have to end in war alone.

Source: wayangku.wordpress.com

Source: wayangku.wordpress.com—Parikshit (wayang form)

Mahabharata Star Plus for me was very funny because only with duration of half an hour each time slot, so many episodes that contain very poor interpretation and useless dialogues and scenes and when it came time for war episodes, the Mahabharata Star Plus cut out a lot of important parts of the story of the Mahabharata war. I am sure, the story of the death of Ghatotkacha in the Mahabharata war requires more episodes than the story of Draupadi swayamvar. In Kurukshetra war there is absolutely no action scenes are really atrocious, that there are only silly and pathetic dialogues and scenes that should not exist in a battle scene. Somehow Mahabharata Star Plus looks like a soap opera for me.

maxresdefault

Mahabharata war in seashore desert. Nonsense.

Pemerkosaan di India

stop_rape

Sumber: uncyclopedia.wikia.com

Aksi pemerkosaan wanita di India merupakan salah satu aksi pemerkosaan paling brutal di dunia. Kenapa saya katakan demikian? Kebanyakan kasus pemerkosaan di India dilakukan secara massal dan berujung oleh berbagai aktivitas kriminal seperti penculikan dan perampokan. Masih ingatkah Anda dengan kasus pemerkosaan massal di Delhi pada tahun 2012? Kasus yang mengerikan tersebut sampai sekarang masih menjadi perhatian banyak pihak. Kasus bermula ketika seorang gadis bernama Nirbhaya dan teman laki-lakinya pulang dari menonton film pada sore hari. Mereka menaiki bus yang telah dibajak pada perjalanan pulang dan mereka tidak menyadari bahwa bus tersebut telah dibajak. Nirbhaya lalu diperkosa oleh sekelompok pria, gadis malang itu dipukuli dan disiksa dengan brutal hingga gadis itu mengalami kerusakan otak dan pencernaan. Nirbhaya kemudian meninggal setelah menjalani perawatan medis di sebuah rumah sakit di Singapura tepat 13 hari setelah aksi pemerkosaan brutal yang dialaminya.

Kasus-kasus pemerkosaan di India masih sangat marak terjadi dan tidak hanya menimpa gadis-gadis remaja, namun juga balita-balita perempuan dan lansia. Seringkali kasus-kasus pemerkosaan di India juga melibatkan tindak-tindak kekerasan seperti pemukulan, penganiayaan, dan pembunuhan. Sebagian kecil penyebab masih maraknya kasus pemerkosaan di India adalah buruknya sistem penegakan hukum, kurangnya bantuan medis bagi para korban pemerkosaan, dan ketidak-becusan aparat keamanan (polisi) dalam menangani kasus. Mari kita bahas hal-hal tersebut dalam uraian berikut ini.

Polisi dan Mobil Polisi

Seorang gadis berusia 20 tahun pulang dari kantornya bersama 3 orang temannya. Gadis itu lalu tiba-tiba diculik oleh sekelompok laki-laki mabuk di dalam mobil dan gadis itu diperkosa. Beberapa hari kemudian, orang tua gadis itu dipanggil ke sebuah rumah sakit dan mereka diminta mengidentifikasi mayat putri mereka. Mayat gadis itu ditemukan dengan sangat mengenaskan. Terdapat luka paku di tubuh gadis itu, mata gadis itu diberi racun asam yang membakar mata gadis itu, dan di dalam tubuh gadis itu ditemukan plastik-plastik. Sebelumnya pihak keluarga gadis sudah menginformasikan kepada polisi tentang kasus penculikan gadis itu, namun polisi tidak berusaha maksimal dalam pencarian gadis itu dengan alasan mereka tidak memiliki mobil polisi untuk mencari pelaku penculikan si gadis. Polisi bahkan meminta keluarga si gadis untuk menyediakan kendaraan untuk mereka bila keluarga si gadis ingin si gadis segera ditemukan. Di sisi lain, seorang gadis diculik oleh beberapa preman dan diperkosa. Gadis itu ditemukan di sebuah daerah terpencil dan ia ditemani ibunya melapor ke polisi. Di kantor polisi, si gadis dan ibunya harus menunggu semalaman untuk mengisi data FIR (First Information Report). FIR adalah dokumen tertulis yang disediakan oleh kepolisian India, Bangladesh, dan Pakistan untuk mendata kasus. Namun pagi harinya, si gadis dan ibunya pulang tanpa data FIR. Pelaku pemerkosaan pun tidak ditangkap secepatnya oleh polisi. Si gadis dan ibunya tidak menyerah dan mendatangi kembali kantor polisi untuk mengisi data FIR supaya kasus pemerkosaan si gadis cepat diusut. Mereka lalu mengisi data FIR di kantor polisi, namun malamnya si gadis kembali diculik oleh para pemerkosa. Setelah diperkosa, gadis itu ditinggalkan di rel kereta api sendirian. Beberapa warga menemukan gadis itu dan menyelamatkan gadis itu. Keluarga si gadis yang menjadi korban pemerkosaan lalu kembali mendatangi kantor polisi untuk mengisi FIR bagi kasus pemerkosaan kedua yang dialami gadis itu, namun polisi lagi-lagi mempersulit upaya keluarga si gadis untuk mengisi FIR, bahkan polisi tidak mengisi FIR atas kasus pemerkosaan kedua yang dialami si gadis. Para preman yang memperkosa si gadis kemudian terus menerus memberikan teror kepada keluarga si gadis—membuat keluarga si gadis takut dan mereka memutuskan untuk pindah rumah. Para preman lalu membakar gadis itu hidup-hidup di rumah baru si gadis ketika gadis itu sedang sendiri di rumahnya. Selain itu, juga terjadi tindak pemerkosaan di kantor polisi India yang melibatkan empat pria dan satu wanita. Memang sungguh keji tindak pemerkosaan di India saat ini. Selain itu, ketidak becusan polisi membuat kasus pemerkosaan menjadi telat ditangani. Polisi cenderung mempersulit langkah korban pemerkosaan untuk meraih keadilan daripada memenuhi tugas mereka menangkap pelaku pemerkosaan.

Ketika Dokter Menolak Mengobati Pasien

Dokter bertugas untuk mengobati pasien. Namun, bagaimana jika dokter menolak pasien? Seorang gadis di India menjadi korban pemerkosaan dan dia mendatangi rumah sakit untuk mengobati luka hasil kekerasan seksual di tubuhnya dan mengidentifikasi luka sebagai bukti untuk diajukan di pengadilan. Namun dokter justru menolak untuk melayani gadis itu. Orang-orang di rumah sakit, termasuk dokter, perawat, pasien lain, dan satpam rumah sakit mengetahui apa yang terjadi pada gadis itu dan mereka menanyai gadis itu beribu pertanyaan yang tidak bisa dijawab gadis itu tentang kronologi pemerkosaan yang dialaminya. Dokter menganggap gadis itu bukan pasiennya dan dokter mengabaikan keluhan korban pelecehan seksual. Dokter bahkan menakut-nakuti gadis itu dan mengatakan bahwa tes medis yang akan dilakukannya akan membuat gadis itu tidak bisa hamil. Dokter biasa melakukan tes 2 jari untuk mengetes keperawanan korban perkosaan. Tes ini pada umumnya justru menyakiti fisik dan mental korban perkosaan, sama saja dengan pemerkosaan dalam bentuk lain. Tes 2 jari adalah tes keperawanan dengan memasukkan dua jari tangan ke daerah kewanitaan korban perkosaan. Dokter—sama seperti polisi, juga sering tidak melakukan hal maksimal dalam memeriksa korban pemerkosaan. Misalnya, ketika ada gadis yang diperkosa, terdapat luka gigitan di wajah dan lengan gadis itu, namun dokter tidak menyertakan data luka gigit di berkas medis gadis tersebut dan hanya menuliskan adanya luka kecil di daerah vital. Juga, ketika ada gadis yang diperkosa dari belakang, dokter memeriksa si gadis dari depan dan menulis di berkas medis bahwa tidak ada luka apapun di bagian tubuh gadis itu, padahal jika dokter memeriksa si gadis dari belakang dokter mungkin bisa menemukan bukti luka. Ada beberapa alasan dibalik penolakan dokter untuk memeriksa dan mengobati korban perkosaan. Salah satunya, dokter takut dengan kemungkinan dirinya dituduh sebagai pelaku pemerkosaan terhadap gadis yang diperiksanya. Padahal, tugas dokter sudah jelas untuk memeriksa dan mengobati pasien yang sakit. Apapun resikonya, dokter harus mau mengobati orang sakit karena itulah tugas seorang dokter.

Ketika Pakaian Dalam Korban Pemerkosaan Jadi Tontonan di Pengadilan

20 tahun lalu, seorang wanita mengalami pemerkosaan saat ia sedang tertidur. Wanita itu lalu melapor ke polisi dan melakukan tes kesehatan untuk memenuhi berkas-berkas perkara hingga sampailah waktunya wanita itu pergi ke pengadilan untuk mengikuti proses pengadilan. Di pengadilan, wanita itu mendapati suatu peristiwa mengejutkan dimana wanita itu ditanyai oleh pengacara pertanyaan-pertanyaan yang tidak ‘sesuai’ (baca: senonoh), membuat wanita itu terkejut. Sampai saat ini kasus pemerkosaan wanita itu belum terselesaikan. Bayangkan, butuh waktu lebih dari 20 tahun untuk mendapatkan keadilan. Sampai sekarang pula pelaku pemerkosaan wanita tersebut masih bisa bebas berkeliaran. Tidak sedikit korban pemerkosaan yang mengalami nasib yang sama dengan wanita tersebut di pengadilan. Bahkan ada yang lebih parah. Beberapa wanita ada yang harus menjawab pertanyaan yang sangat vulgar, ada yang mendeskripsikan pemerkosaan yang dialaminya, bahkan ada juga yang pakaian-pakaian dalamnya sewaktu mengalami perkosaan pun dipajang di meja hijau. Hal ini tentu membuat wanita itu sangat malu. Para pelaku pemerkosaan yang juga berada dalam sidang tertawa melihat pakaian-pakaian dalam wanita itu dan membuat wanita itu marah. Sang pengacara memegang dan menunjukkan pakaian dalam wanita itu di hadapan publik. Tentu hal ini sangat memalukan, bagai pepatah sudah jatuh tertimpa tangga. Itu adalah penghinaan yang sangat besar bagi wanita itu.

Luka Para Korban Pemerkosaan

Tingkah para pelaku pemerkosaan di India memang sangat sadis. Mereka tidak segan-segan membunuh para korban pemerkosaan dan melakukan penyiksaan yang sangat keji terhadap mereka. Mereka melakukan berbagai cara agar mereka bisa lari dari hukuman atas pemerkosaan yang mereka lakukan. Salah satunya, di India Utara, seorang gadis korban pemerkosaan dipotong lidahnya oleh para pelaku pemerkosaan supaya si gadis tidak bisa bersaksi atas pemerkosaan yang dialaminya. Para pelaku pemerkosaan pantas mendapatkan hukuman seberat-beratnya. Namun penegakan hukum di India masih sangat lemah, para pelaku pemerkosaan masih bisa melarikan diri dari hukuman. Ada sebagian korban pemerkosaan yang harus merasakan penderitaan mental yang sangat panjang. Sudah cukup dengan adanya trauma akan pemerkosaan dan luka batin, ditambah dengan pengucilan pergaulan dari lingkungan masyarakat membuat korban pemerkosaan semakin menderita. Dalam hal ini bukannya pelaku pemerkosaan yang disalahkan, malah korban pemerkosaan yang mendapatkan hukuman yang kejam. Di India, tidak ada wanita yang diperkosa dalam keadaan memakai pakaian seksi dan ketat seperti di Indonesia. Sebagian besar wanita India memakai baju sari ketika diperkosa. Ada juga yang memakai salwar kurta ketika diperkosa. Para korban pemerkosaan harus berjuang keras ditengah caci maki lingkungan sosial. Selain itu, korban pemerkosaan juga harus bertahan dari teror para pelaku pemerkosa. Namun, terkadang, meski korban pemerkosaan sudah berusaha bertahan dari teror, namun ujung-ujungnya korban pemerkosaan juga dibunuh oleh pemerkosa. Betapa sadis tindak pemerkosaan di India. Di India, wanita di berbagai rentang usia rentan mengalami perkosaan, bahkan anak kecil dan lansia pun bisa mengalami pemerkosaan. Saya menaruh banyak rasa kasihan kepada korban pemerkosaan yang masih anak-anak karena mereka akan mengalami trauma yang sangat berat, tapi bukan berarti saya tidak menaruh kasihan terhadap korban pemerkosaan remaja maupun yang sudah lansia. Sebanyak 1 juta lebih kasus pemerkosaan di India ditunda di pengadilan, sehingga banyak korban pemerkosaan yang haus keadilan merasa percuma harus melayangkan gugatan ke pengadilan untuk menghukum pelaku pemerkosaan. Pun banyak korban pemerkosaan yang merasa kecewa. Para korban pemerkosaan yang seharusnya mendapat keadilan justru mendapatkan ketidak adilan. Sudah diperkosa, mendapatkan trauma mental dan fisik, mendapatkan teror dari pelaku pemerkosaan, mendapatkan pengucilan, mendapatkan ketidak adilan dalam kasus hukum, lalu apa lagi? Luka yang ditanggung para korban pemerkosaan begitu banyak, saya sendiri tidak bisa membayangkan betapa sakitnya menjadi korban pemerkosaan. Sebagian besar pemerkosaan di India terjadi di pedesaan. India adalah negara dengan tingkat pemerkosaan massal tertinggi. Namun para korban pemerkosaan—terutama yang sudah berkeluarga, selalu berusaha bangkit dari kasus perkosaan yang menimpa mereka berkat dorongan keluarga yang menyayangi mereka. Urmila Singh Bharti, salah seorang korban pemerkosaan, berhasil bangkit dari kasus perkosaan yang menimpanya berkat suaminya, Gopal. Gopal selalu membantu dan menyayangi Urmila meskipun saat-saat pasca kasus pemerkosaan Urmila adalah masa-masa terburuk dimana tidak ada orang yang mau berbicara dan berkunjung ke rumah mereka. Urmila berkata, “Seorang pria akan meninggalkan istrinya apabila istrinya mengalami pemerkosaan atau semacamnya, mereka akan berpikir seorang wanita tidak akan ada artinya jika dia sudah mengalami hal-hal semacam itu dan wanita itu hanya akan membawa aib bagi mereka. Mereka tidak berpikir bahwa mereka harus berdiri di samping istri mereka, menghibur mereka, dan membantu istri mereka mengirim pelaku pemerkosaan ke penjara. Tapi mereka tidak memikirkan hal itu. Mengapa? Karena mereka tidak bisa berpikir seperti itu.” Urmila tentunya sangat beruntung memiliki suami seperti Gopal yang senantiasa melindungi Urmila. Urmila sampai saat ini masih bertahan dan melewati masa-masa sulitnya berkat bantuan suaminya. Namun tidak sedikit juga yang sampai bunuh diri karena tidak tahan akan penderitaan yang dialaminya sebagai korban pemerkosaan.

Urmila

Urmila

Nyaris Kena Tipu Undian Pop Mie

Sumber: infokuiz.blogspot.com

Sumber: infokuiz.blogspot.com—Pop Mie Get Lucky 2014 berhadian Nissan March.

DSC05615

Inilah yang ditemukan suami pembantu saya di dalam kemasan Pop Mie-nya.

DSC05621

Kupon palsu, disertai nomor customer care palsu.

DSC05622

Bagian belakang kupon palsu, bertanda kepolisian.

DSC05623

Surat kepolisian palsu.

DSC05624

DSC05625

DSC05627

DSC05628

Kemarin, suami anak pembantu saya mendapatkan sebuah ‘kupon’ hadiah Pop Mie Get Lucky 2014 di dalam kemasan produk Pop Mie. ‘Kupon’ itu menyatakan bahwa suami anak pembantu saya memenangkan mobil yang menjadi hadiah promo Pop Mie Get Lucky. Tapi nyatanya ‘kupon’ ini hanyalah alat penipuan. Kupon Pop Mie yang asli berisi 10 digit angka namun di kupon palsu hanya tertulis empat digit angka. Promo Pop Mie Get Lucky berhadiah Nissan March iniberakhir di bulan Mei 2014, namun di kupon palsu  tertulis deadline promonya adalah pada bulan Agustus 2014. Selain kupon, suami anak pembantu saya juga menemukan surat keterangan kepolisian dan surat pemberitahuan pemenang yang terlampir bersama kupon palsu tadi. Dalam surat-surat tersebut dinyatakan promo Pop Mie Nissan March disponsori oleh stasiun televisi RCTI, ANTV, SCTV, dan TVOne. Padahal promo Pop Mie Get Lucky 2014 tidak disponsori pihak manapun. Surat-surat tersebut ‘ditanda tangani’ oleh direktur Indofood, komisaris besar polisi, depsos, dan notaris. Tampaknya dalang penipuan ini terlalu kreatif dan terlalu niat dalam membuat kupon dan surat-surat palsu dengan memanfaatkan promo Pop Mie Get Lucky 2014 sampai-sampai bisa ditanda tangani oleh pihak-pihak yang seharusnya tidak ikut tanda tangan dalam surat-surat tersebut. Sebaiknya readers berhati-hati ketika menemukan kupon dan surat-surat palsu seperti gambar di atas dalam bungkus Pop Mie.

Pilpres dan Lingkungan

Aktivis Greenpeace mengantarkan Raung dan Umba ke Kantor Komisi Pemilihan Umum  untuk mendaftar menjadi Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (27/4).

Raung dan Umba. Sumber: greenpeace.org

16 Mei lalu, seekor harimau dan seekor lumba-lumba datang mendaftarkan diri ke KPU sebagai pasangan capres-cawapres. Harimau dan lumba-lumba ini bernama Raung dan Umba. Mengutip dari tribunnews.com:

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Poros koalisi PDI Perjuangan dan poros koalisi Gerindra kalah cepat daftarkan calon presiden dan calon wakil presidennya ke Komisi Pemilihan Umum. Mereka didahului oleh pasangan Raung dan Umba sebagai capres dan cawapres.

Raung adalah harimau Sumatera, sedangkan Umba adalah lumba-lumba. Keduanya diantar aktivis Greenpeace mendatangi Gedung KPU, Jakarta, Jumat (16/5/2014), sekitar pukul 10.00 WIB untuk mendaftar sebagai capres dan cawapres.

“Kedua calon ini kita daftarkan sebagai duta lingkungan capres dan cawapres,” ujar Juru Kampanye Greenpeace Indonesia Arifsyah Nasution kepada Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay, disaksikan wartawan saat pendaftaran pasangan.

Raung telah kehilangan keluarganya akibat kebakaran hutan, dan kehilangan lebih dari separuh habitatnya karena deforestasi. Adapun Umba terancam nyawanya, menyusul laut bersih hilang ditambah tailing dan buangan minyak kotor.

Arifsyah menjelaskan, pendaftaran Raung dan Umba karena belum ada satupun bakal capres dan cawapres berkomitmen pada perlindungan dan pemulihan lingkungan hidup Indonesia. Ini ironis karena lingkungan Indonesia rusak parah.

Greenpeace mendata hutan Indonesia hilang 15,8 persen juta hektar kurun 2002-2012. Puncaknya pada 2011-2012. Sementara laut Indonesia sejak April 2014 tercemar akibat buangan minyak kotor seperti di kawasan pesisir Bintan, Batam, Karimun dan Kepulauan Riau.

“Raung dan Umba melihat lingkungan hidup sebagai penyangga dasar kehidupan hayati termasuk manusia di dalamnya berada dalam keadaan krisis. Keduanya mendaftar capres dan cawapres, berjanji 100 persen komit terhadap lingkungan Indonesia,” terangnya.

Komisioner KPU, Hadar berjanji menyampikan visi dan misi lingkungan Indonesia kepada gabungan parpol pengusung bakal capres dan cawapres. “Berikan kami masukan apa yang harus dilakukan dalam penyelenggaraan pilpres,” ujar Hadar.

Sementara itu, mengutip dari blog alamendah.org, berikut ini adalah visi misi Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK dalam misi pelestarian lingkungan:

Sumber: sahabatprabowo.wordpress.com

Sumber: sahabatprabowo.wordpress.com

1. Prabowo-Hatta

  • Memulai reboisasi 77 juta hektar hutan yang sudah rusak dengan sistem tumpang-sari penanaman bambu, jabon, sengon, sagu, bakau, dan tanaman lainnya serta konservasi aneka ragam hayati, hutan lindung, taman nasional, dan suaka alam.
  • Mencegah dan menindak tegas pelaku pencemaran lingkungan; dan melindungi keanekaragaman hayati dan flora serta fauna sebagai bagian dari aset bangsa.
  • Melaksanakan penanaman pohon penghasil kayu oleh rakyat, secara kolektif maupun individual dengan skala maksimal 5 hektar, didukung oleh pemberian insentif fiskal dan non-fiskal.
  • Mendorong semua usaha kehutanan dan produk turunannya mendapatkan sertifikat pengelolaan hutan/hasil hutan lestari yang diterima oleh pasar global.
  • Mensyaratkan kontribusi pembangunan hutan kota pada lokasi kabupaten/kota yang ditentukan pemerintah bagi pemegang izin sewa pakai kawasan hutan untuk tujuan di luar pertanian dalam definisi luas.
  • Merehabilitasi daerah sungai dan sumber air.
  • Mendorong usaha batubara, nikel, tembaga, bauksit dan bijih besi menjadi pertambangan yang ramah lingkungan dan sosial.
  • Berperan aktif dalam upaya mengatasi perubahan iklim global, yang diseimbangkan dengan kondisi Indonesia.

2. Jokowi-JK

Sumber: jejakcandra.blogspot.com

Sumber: jejakcandra.blogspot.com

  • Reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya, memuat antara lain: pemberantasan tindakan penebangan liar, perikanan liar, dan penambangan liar; penegakan hukum lingkungan; dan menjamin kepastian hukum hak kepemilikan tanah, penyelesaian sengketa tanah dan menentang kriminalisasi penuntutan kembali hak tanah masyarakat.
  • Peningkatan peran global dengan 8 agenda aksi yang salah satunya mengangkat isu lingkungan yaitu: mengintensifkan kerjasama internasional dalam mengatasi masalah-masalah global yang mengancam umat manusia seperti penyakit menular, perubahan iklim, penyebaran senjata illegal, perdagangan manusia, kelangkaan air, ketahanan energi, dan penyebaran narkotika.
  • Berkomitmen melindungi dan memajukan hak-hak masyarakat adat. Poin ini dipertegas dengan 6 prioritas utama sebagi subpoinnya, diantaranya memastikan peraturan undang-undang yang mengakui, menghormati, melindungi, dan memajukan masyarakat adat; hak-hak masyarakat adat terhadap sumber-sumber agraria; dan memastikan bahwa undang-undang pertanahan akan sesuai dengan pengakuan hak masyarakat adat.
  • Penegakan hukum lingkunganyang diantaranya adalah: mencegah dan menindak tegas pelanggaran yang berkaitan dengan illegal logging, illegal fishing, dan illegal mining; menegakkan hukum lingkungan secara konsekuen tanpa pandang bulu dan tanpa kekhawatiran akan kehilangan investor; menetapkan kebijakan secara permanen, bahwa Negara ini berada pada titik kritis bahaya kemanusiaan yang disebabkan oleh kerusakan lingkungan hidup; dan penyempurnaan UU Pokok Agraria.
  • Pembangunan ekonomi maritim,  dari 9 poin diantaranya: Pemberantasan illegal, unregulatedunreported fishing; mengurangi intensitas penangkapan di kawasan overfishing dan meningkatkan intensitas penangkapan di kawasan underfishing sesuai batas kelestarian, rehabilitasi kerusakan lingkungan pesisir dan lautan, peningkatan luas kawasan konservasi perairan sampai menjadi 17 juta hektar dalam lima tahun, dan bertambah 700 hektar.
  • Penguatan sektor kehutanan, dari 14 poin, diantaranya: pengawasan dan penegakan hukum yang lebih efektif terhadap pelaku illegal logging; pemeliharaan proses ekologi; pengawetan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya; pencegahan kebakaran dan illegal logging, dan pelestarian hutan dan perlindungan 20,63 juta hektar sisa areal yang masih berhutan; serta perlindungan flora dan fauna yang terancam punah, khususnya yang tercatat dalam Appendix I CITES ada 86 jenis dan Appendix II 1549 jenis.

Menurut saya visi misi Jokowi-JK lebih konkrit dan bonafit daripada visi misi Prabowo-Hatta yang menurut saya sudah tidak relevan lagi dilakukan di masa sekarang, misalnya reboisasi dan merehabilitasi daerah sungai—itu adalah hal yang sudah mustahil sekali dan tidak efektif untuk dilakukan di masa sekarang. Visi misi Prabowo-Hatta tampak lebih cocok digunakan di masa Orde Baru daripada di masa setelah reformasi.

Catatan Abal Menuju Pilpres 2014

Sumber: paparazieonlinews.com

Sumber: paparazieonlinews.com

Tak disangka, pelaksanaan pilpres tinggal menghitung hari. Rakyat Indonesia yang menggunakan hak pilih mereka tentu berusaha keras untuk menentukan pilihan diantara dua pasang calon presiden-wakil presiden dalam pilpres tahun 2014 ini, Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK. Dengan kelebihan dan kelemahan masing-masing capres dan cawapres, tentu rakyat Indonesia harus jeli memilih pemimpin yang tepat untuk Indonesia selama 5 tahun ke depan.

Prabowo Subianto, calon presiden urut 1 dikenal akan ketegasannya yang luar biasa, merupakan mantan panglima Kostrad yang tangguh dan ambisius, dikenal akan hobinya menunggang kuda. Sejujurnya saya tidak tahu banyak tentang Pak Prabowo, tapi yang saya kagumi dari beliau adalah ketegasan beliau. Pak Prabowo memiliki cita-cita yang sama dengan saya, yaitu Indonesia yang tidak dinjak-injak, tidak menjadi budak bagi bangsa lain. Prabowo selalu mengemukakan di iklan TV dengan tegas betapa Indonesia adalah negara yang kaya dan makmur namun selalu diinjak-injak oleh bangsa lain dan itu membuat saya semakin kagum kepada Pak Prabowo. Saya pernah membaca artikel yang menulis bahwa Amerika tidak setuju Prabowo menjadi presiden Indonesia dengan dalih Prabowo pernah terlibat isu pelanggaran HAM (Prabowo disinyalir memiliki keterlibatan dalam kasus penculikan aktivis 1997/1998, namun masih belum ada yang tahu tentang kebenaran rumor ini), padahal sebenarnya kharisma Prabowo-lah yang meleburkan kepercayaan diri Amerika Serikat—membuktikan bahwa pribadi Prabowo ditakuti pihak asing, berbeda dengan Jokowi yang justru dielu-elukan oleh pihak asing dan didukung oleh Amerika dan Australia.

Selain Prabowo Subianto, adalah Joko Widodo yang mencalonkan diri menjadi presiden dengan nomor urut 2. Sejujurnya, awalnya saya bertanya-tanya, Jokowi ini apa? Tiba-tiba muncul menjadi cagub DKI periode 2012/2017, setelah sebelumnya sukses menjadi walikota Solo selama dua periode, semua orang lalu terlena dengan sikap Jokowi yang merakyat—dengan melakukan blusukan-blusukan di berbagai daerah untuk menampung aspirasi masyarakat. Jokowi kemudian terpilih menjadi gubernur DKI, namun baru 2 tahun menjalankan amanah sebagai gubernur, beliau sudah ditunjuk sebagai calon presiden. Sebenarnya Jokowi bisa jadi berbuat curang karena baru 2 tahun melaksanakan kepemimpinan tiba-tiba  sudah mencalonkan diri sebagai presiden. Sama saja ‘munafik’—melanggar sumpah untuk berdaulat di Jakarta selama 5 tahun. Tapi Jokowi menjadi capres karena permintaan rakyat dan Indonesia adalah negara demokrasi—rakyatlah yang berdaulat. Jadi, kalau itu kehendak rakyat, so what? Joko Widodo—calon presiden urut 2, adalah capres yang diterpa paling banyak rumor tidak sedap. Beliau disinyalir terlibat dalam organisasi zionis, namun tudingan ini dibantah oleh relawan Jokowi-JK. Menurut mereka Jokowi sejak lahir beragama Islam dan dibesarkan dalam keluarga Islam. Dengan mengunggah foto Jokowi mengimami shalat jama’ah di twitter, relawan Jokowi-JK berusaha meyakinkan rakyat Indonesia bahwa Jokowi bukanlah bagian dari zionis. Selain itu juga banyak rumor lain yang menerpa Pak Jokowi seperti ia dituding sebagai capres boneka dan sebagainya. Namun Pak Jokowi selalu menanggapi rumor-rumor yang menerpa dirinya dengan cuek.

Pada dasarnya tidak ada manusia yang sempurna. Bahkan presiden atau calon presiden sekalipun. Seandainya rakyat Indonesia tidak mengetahui kelemahan para capres, tentu akan lebih mudah memilih. Dan sudah pasti ketahuan siapa pemenangnya. Semua ini adalah akibat dari kampanye-kampanye hitam yang berusaha saling menjatuhkan capres-cawapres satu sama lain. Namun mau tidak mau, rakyat Indonesia harus memilih. Menurut saya, ada dua kriteria presiden ‘sempurna’, yaitu merakyat dan ditakuti pihak asing, yang mana dua kriteria ini masing-masing ada pada Jokowi dan Prabowo. Jadi, mana yang harus saya pilih? Saya sebenarnya lebih suka yang di bawah ini.

Sumber: ketikketik.com

Sumber: ketikketik.com

Stop Ramalan Zodiak!

Agama Islam mengharamkan umat Islam untuk mempercayai ramalan. Hal ini tertulis dengan jelas di dalam Al-Qur’an dan hadits. Berikut ini adalah dalil-dalil naqli yang melarang umat Islam mempercayai ramalan:

قُلْ لا أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعاً وَلا ضَرّاً إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لَاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

Artinya: Katakanlah: “Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman”. (Surah Al-A’raf:188)

من أتى كاهنا أو عرافا فصدقه بما يقول فقد كفر بما أنزل على محمد صلى الله عليه و سلم

Artinya: Barangsiapa yang mendatangi seorang dukun atau peramal, lalu dia percaya pada apa yang dikatakan maka dia telah mengingkari (kufur) syariah Allah yang diturunkan pada Nabi Muhammad SAW.  (Hadits riwayat Abu Hurairah & Ahmad)

مَنْ أتى عَرَّافًا فَسَأَلهُ عَنْ شَئٍ لم تقْبَل لَهُ صَلاةُ أربعينَ ليلةً

Artinya: Barangsiapa yang datang ke tukang ramal lalu mempercayai apa yang dikatakan maka shalatnya tidak diterima selama 40 hari. (Hadits riwayat Muslim)

من اقتبس شعبة من النجوم، اقتبس شعبة من السحر، زاد ما زاد

Artinya: Barangsiapa yang mengambil bagian dari ilmu perbintangan, maka ia telah mengambil bagian dari ilmu sihir. (Hadits riwayat Abu Daud & Ibnu Majah) (sumber: http://www.alkhoirot.net/2013/11/hukum-percaya-ramalan-dalam-islam.html)

Saya miris dengan banyaknya ramalan zodiak, shio, and semacamnya di websitewebsite, majalah, koran, dan sebagainya. Ini memalukan bagi Indonesia yang dikenal sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Seseorang yang mempercayai ramalan sifat zodiak jelas berdosa karena ramalan zodiak adalah karya kaum jahiliyah di masa lampau.  Sudah saatnya bagi rakyat Indonesia, terutama yang beragama Islam untuk berhenti dan tidak mempercayai ramalan-ramalan zodiak dan sejenisnya karena itu adalah perbuatan dosa—dan siapapun yang berbuat dosa berhak masuk neraka. Saya melihat begitu banyak layanan-layanan ramalan zodiak di media cetak dan situs-situs web di internet, membuat saya khawatir, bisa-bisa seluruh rakyat Indonesia masuk neraka hanya karena mempercayai ramalan zodiak.

Situs wanita yang menyediakan layanan ramalan zodiak.

Situs wanita Indonesia yang menyediakan layanan ramalan zodiak.

Yahoo! bahkan melakukannya.

Yahoo! juga menyediakan layanan ramalan zodiak.

Di situs microblogging Twitter, followers akun ramalan zodiak Indonesia @TweetRamalan mencapai angka fantastis, yakni 8 juta lebih dan semakin lama angka followersnya makin tinggi. Saya yakin sebagian besar followers akun tersebut beragama Islam dan saya tidak mampu membayangkan berjuta-juta pemeluk agama Islam masuk neraka hanya gara-gara mempercayai ramalan zodiak.

Untitled3

1111

Pada umumnya ramalan zodiak hanya menampilkan sifat-sifat yang dimiliki seseorang dengan zodiak tertentu. Tetapi, selain menampikan sifat-sifat zodiak, ramalan zodiak biasanya juga menampilkan ramalan peruntungan, ramalan asmara, ramalan keuangan, dan semacamnya. Saya merasa heran mengapa organisasi-organisasi Islam di Indonesia tidak menindak tegas adanya dan banyaknya ramalan-ramalan zodiak dan shio dan sejenisnya di Indonesia. Mungkin karena hal-hal semacam itu hanya dianggap hal sepele. Namun, saya berharap di kemudian hari ramalan-ramalan bintang dan sejenisnya menjadi diharamkan, supaya rakyat Indonesia terhindar dari api neraka. Amin.

Feminisme Masa Kini; Topless?

feminist

Di Indonesia, jumlah feminis tidak terhitung banyaknya. Banyak sekali. Saya salah satunya. Saya juga feminis. Saya memutuskan menjadi feminis karena saya geram terhadap banyaknya pelecehan seksual dan kekerasan terhadap wanita yang terjadi di dunia, juga karena termotivasi untuk memperjuangkan hak-hak wanita. Namun demikian, saya tidak berusaha keluar dari kodrat saya sebagai wanita. Feminis perempuan yang berusaha keluar dari kodratnya sebagai wanita itu bukan feminis. Feminis wanita yang menganggap dirinya sama dengan laki-laki, itu—seperti yang saya tekankan di kalimat sebelumnya—bukan feminis. Suatu hari ada sebuah kelompok feminis yang mengembangkan proyek berupa alat/produk yang memungkinkan perempuan untuk buang air kecil sambil berdiri. Mengutip dari sebuah artikel, kaum feminis tersebut membuat alat tersebut karena mereka ingin setara dengan pria termasuk untuk urusan buang air kecil. Ide membuat produk tersebut menurut saya sangat aneh dan konyol. Tapi ada satu lagi proyek dari kaum feminis yang bikin saya makin geleng-geleng kepala.

“Men can go shirtless but if woman does the same thing it’s illegal.”

Dikutip dari wolipop.com, melepas bra bagi wanita ternyata memberi banyak manfaat kesehatan seperti mampu membuat aliran darah dalam tubuh lancar, tidur lebih nyenyak, terhindar dari iritasi kulit, dan mencegah kanker payudara. Manfaat kesehatan dalam melepas bra ini menjadi salah satu dasar bagi para feminis untuk membentuk untuk proyek topless equality. Namun alasan utama dari proyek topless equality ini adalah untuk menyetarakan wanita dengan pria dalam hal bertelanjang dada. Para feminis yang mengembangkan proyek tersebut berpikir, kenapa para lelaki boleh bertelanjang dada sedangkan wanita tidak—padahal wanita dan pria sama-sama memiliki ‘payudara’ dan puting susu.

Komentar salah seorang pengguna twitter tentang proyek topless equality

Komentar salah seorang pengguna twitter tentang proyek topless equality

Saya—sebagai feminis, tidak setuju dengan gerakan topless equality ini. Semua orang mungkin bertanya-tanya kenapa seorang wanita tidak boleh mengumbar payudara di depan umum—sedangkan lelaki tidak, tetapi jawabannya sudah jelas—karena apabila seorang wanita mengumbar payudaranya maka akan mengundang nafsu para pria. Saya menentang keras gerakan ini karena gerakan ini sudah jelas maksiat. Wanita boleh saja mengumbar payudara apabila dia sedang sendiri dan berada di ruangan tertutup, tanpa seorangpun yang melihat kecuali dirinya sendiri. Lagipula ternyata melepas bra dan membebaskan payudara dari bra atau pakaian memiliki manfaat menyehatkan bagi tubuh. Namun jika seorang wanita mengumbar payudaranya di depan umum, itu bukan hal yang menyehatkan lagi.

images

Seorang wanita pada dasarnya memang berbeda dari laki-laki. Wanita dilahirkan untuk menjadi ibu bagi anak-anak mereka, menjadi istri bagi suami mereka, mengerjakan pekerjaan rumah memasak, dan lain-lainnya. Sementara pria diciptakan untuk menjadi ayah bagi anak-anak mereka, suami dari istri mereka, mencari nafkah, dan sebagainya. Merupakan tindakan yang salah apabila seorang wanita berusaha untuk membuat dirinya sama dengan pria. Seharusnya seorang feminis harus bangga dengan diri mereka dan menolak untuk ‘lari dari kenyataan’ bahwa mereka seorang perempuan. Perbuatan para feminis membentuk gerakan topless equality ini sama saja pengkhianatan bagi diri mereka sendiri. Seharusnya seorang feminis pada dasarnya hanya memperjuangkan hak-hak wanita, bukan menyamakan diri dengan pria. Seorang wanita, tidak berhak untuk melanggar kodratnya sebagai wanita.

Presiden Yang Selalu Salah

Sebenarnya saya sudah benar-benar jengah dengan politik jaman sekarang. Korupsi dimana-mana, politik kotor bertebaran di sudut-sudut kota. Rakyat pun menjadi sengsara, kemiskinan tidak dapat diberantas,  kriminalitas tidak dapat dihindari. Lalu siapa yang harus disalahkan atas semua ini? Pak Presiden? Tapi rasanya aneh sekali kalau kita harus menyalahkan presiden. Bukankah kita yang memilih, lalu mengapa ujung-ujungnya kita harus menyalah-nyalahkan presiden yang terpilih atas semua kerusakan yang melanda negeri ini? Rasanya seperti kita—bangsa Indonesia ini tidak ada rasa cinta kepada pemimpin kita sendiri. Kita harus mencontoh Kerajaan Inggris. Orang Inggris selalu memuji dan menghormati ratu mereka—pemimpin mereka, bahkan terkadang saya merasa pujian rakyat Inggris kepada ratu mereka sangat berlebihan. Sedangkan rakyat Indonesia? Setiap kali ada sesuatu yang tidak mengenakkan terjadi di tanah air, orang-orang selalu menyalahkan presiden. Malang nian nasibmu Pak Presiden. Rakyatmu sendiri tak menghargaimu. Saya sampai merasa seperti rakyat Indonesia memilih presiden bukan untuk memimpin negara tetapi agar sang presiden bisa disalah-salahkan. Sebenarnya, menurut saya, presiden tidak sepenuhnya salah dalam rusaknya  negeri ini. Justru rakyat Indonesia sendiri-lah yang menjadi faktor utama rusaknya negeri ini. Kenapa saya mengatakan demikian? Karena rakyat Indonesia bisanya hanya omong doang alias omdo. Orang Indonesia punya banyak ide brilian, namun tidak pernah mencoba untuk melakukan inovasi dan kreasi demi perbaikan negeri ini. Selain itu masih banyak kekurangan-kekurangan yang dimiliki rakyat Indonesia yang menjadi faktor rusaknya utama negeri ini. Ada yang bisa menyebutkan lebih banyak?

Dampak Negatif Teknologi Bagi Anak-anak dan Remaja

Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Hampir segala hal yang ada di dunia ini menjadi mungkin dan mudah dengan adanya teknologi. Namun meskipun teknologi (tampaknya) memberikan banyak dampak positif bagi kehidupan manusia, ternyata teknologi tak luput dari berbagai macam dampak negatif yang mampu merusak kehidupan manusia.

Pada masa ini dunia sudah dikuasai oleh teknologi. Teknologi dengan segala keanggunan dan kecanggihannya berhasil memikat berbagai kalangan usia mulai usia manula, dewasa, remaja, bahkan anak-anak. Orangtua kerap memfasilitasi putra-putri mereka yang masih belia dengan gadget atau barang-barang berbau teknologi lainnya untuk memanjakan putra-putri mereka seperti komputer dan handphone. Namun orangtua patut waspada terhadap fasilitas teknologi canggih yang mereka berikan kepada putra-putri mereka karena ternyata teknologi mampu membawa dampak negatif pada sang buah hati. Berikut adalah segelintir dampak negatif teknologi pada anak-anak dan remaja:

1) Kehilangan kemampuan bersosialisasi

13848560501125747537

Teknologi mampu meracuni dan menyebabkan candu pada penggunanya, layaknya zat psikotropika. Zat psikotropika dikenal mampu menghilangkan rasa depresi dan menimbulkan efek tenang selama beberapa saat, namun diam-diam zat psikotropika mampu merusak tubuh penggunanya dan menyebabkan candu. Sama halnya dengan teknologi. Anak-anak yang mengalami kecanduan teknologi pada umumnya hanya menghabiskan waktu di rumah untuk bermain komputer dan jarang keluar rumah untuk bersosialisasi. Tentu saja hal ini sangat berbahaya dan mampu membuat anak-anak yang mengalami kecanduan teknologi menjadi sulit menyatu dengan nilai, norma, dan struktur sosial di dalam masyarakat. Salah satu fenomena yang berhubungan dengan dampak negatif yang satu ini adalah fenomena hikikomori di Jepang, dimana para remaja Jepang menarik diri dari hubungan sosial dan lebih suka mengurung diri di rumah. Ada banyak faktor yang menyebabkan munculnya fenomena hikikomori, salah satunya adalah kegemaran remaja-remaja Jepang akan game dan gadget.

2) Pornografi
1384856099682743940

Kejahatan dunia maya adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah hacking, penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi, dll. Tetapi dampak cybercrime yang paling sering dibicarakan dan paling sering melibatkan remaja di bawah umur adalah pornografi. Banyak sekali kasus asusila yang melibatkan remaja-remaja di bawah umur dan pada umumnya remaja-remaja itu masih duduk di bangku sekolah menengah, salah satunya adalah kasus video asusila siswa-siswi SMPN 4 Jakarta yang beberapa waktu lalu ramai dibicarakan.

Secara tidak langsung, teknologi berhasil mempengaruhi remaja-remaja di bawah umur untuk melakukan tindakan asusila, melalui situs-situs porno yang banyak ditemukan di internet. Remaja dapat bebas mengakses berbagai situs porno di internet tanpa diawasi orangtua karena kebanyakan para orangtua sibuk mencari nafkah dan kurang mengawasi pertumbuhan anak-anak. Sebenarnya bukan salah para remaja bila mereka mengakses situs porno karena usia remaja adalah usia dimana para remaja mencari jati diri dan berusaha mempelajari sesuatu yang belum mereka ketahui. Namun orangtua sebaiknya mendampingi dan mengawasi sang buah hati ketika mengakses internet agar si buah hati tidak terjerumus ke hal-hal negatif.

3) Menurunnya prestasi belajar

1384856128549137965

Seperti yang dikatakan pada poin 1, “teknologi mampu meracuni dan menyebabkan candu pada penggunanya, layaknya zat psikotropika”. Hal itu tidak hanya dapat menurunkan kemampuan anak-anak bersosialisasi namun juga mampu menurunkan prestasi belajar anak-anak. Anak-anak yang pada awalnya senang belajar menjadi tergila-gila terhadap game dan gadget sehingga prestasi belajar anak-anak pun menurun. Sebenarnya game memang baik untuk mengasah ketajaman berpikir anak-anak namun jika terlalu sering bermain game bisa membawa dampak buruk. Solusi untuk menanggulangi masalah ini adalah membatasi jam bermain game anak-anak dan menjadikan game dan gadget sebagai sarana belajar yang mengasyikkan bagi anak-anak sehingga prestasi belajar anak-anak tidak menurun. Orangtua sebaiknya mengisi laptop/komputer/tablet dengan game-game yang bermutu dan mengandung unsur pendidikan di dalamnya untuk dimainkan sang buah hati.

Jurnal Pasca Ujian Nasional 2014

Gambar: liputanpendidikan.blogspot.com

Sumber: liputanpendidikan.blogspot.com

UN. Ujian Nasional. Hari ini, saya resmi selesai mengikuti ujian nasional. Dan rasanya? Fiiuh. Lega sekali. Setelah semua kerja keras yang telah saya lakukan selama 3 tahun ini, akhirnya terbayar dalam 4 hari (kalimat ini menyindir lho). Ngomong-ngomong tentang UN, saya pengen me-review pelaksanaan ujian nasional SMP tahun ini. UN tahun ini sangat amburadul.  Saya sangat kecewa kenapa UN tahun ini menyedihkan sekali—terutama di dua hari pertama. Di hari pertama UN, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia. Ada beberapa paket ujian Bahasa Indonesia yang nomornya dobel (nomor 11-12) dan ada beberapa paket soal yang tidak ada nomor 13-nya. Terang saja hal ini membuat para peserta ujian bingung. Pengawas ujian lalu menginstruksikan murid yang mendapat paket soal yang nomornya dobel untuk mengerjakan soal nomor 11-12 yang tidak bersampul, sementara murid yang mendapat soal yang tidak ada nomor 13-nya supaya soal nomor 13 dikosongi/tidak dijawab. Namun demikian, meski telah diberi instruksi, murid-murid masih tetap bingung—terutama mengenai perbedaan naskah soal bersampul dan tidak bersampul bagi siswa-siswi yang mendapat soal yang nomor 11 dan 12-nya dobel—termasuk saya. Di hari kedua ujian nasional, mata pelajaran yang diujikan adalah matematika. Soal-soal UN matematika yang diujikan tahun ini sangat amat sulit. Banyak soal yang nyeleweng dari SKL. Bahkan ada soal internasional yang nyelip di naskah UN matematika SMP tahun ini. Kabarnya soal itu merupakan hasil ‘plagiat’ soal PISA—soalnya sama persis, hanya di-copy paste dan di-translate ke bahasa Indonesia. Berikut ini penampakan soal PISA yang di-plagiat dalam UN matematika SMP tahun ini.

un2

Menteri Pendidikan Berkicau

mnuh

Di twitter mendapati banyak kritikan dan omelan tentang buruknya pelaksanaan UN SMP 2014, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M. Nuh akhirnya buka mulut. Beliau berkicau dalam twitternya bahwa peserta yang soal UN Bahasa Indonesia-nya dobel akan di-skor dengan 2 skor—diambil yang menguntungkan siswa, sedangkan peserta UN yang soal nomor 13-nya hilang akan menjadi bonus. Bonus? Di soal ujian NASIONAL ada bonus? Saya hanya bisa tertawa. Miris.

mnuh2

Selain itu, sebelumnya M. Nuh juga telah berkicau tentang tuduhan plagiarisme soal UN matematika SMP 2014 dengan soal PISA 2012. Awalnya, ketika saya tahu soal UN matematika ini ternyata hasil plagiat soal PISA, saya sempat mention twitter Mendikbud dan mengutarakan kekesalan saya. Bagaimana bisa Kemdikbud plagiat soal? Mau jadi apa bangsa ini kalau soal UN-nya saja plagiat? Tapi setelah membaca twit M. Nuh di atas, saya merasa sedikit lega. Meski demikian saya masih sedikit kesal, karena seharusnya soal berstandar internasional tidak ada di UN. Katanya soal internasional dimunculkan supaya peserta UN tidak manja atas usul Mendikbud. Tapi justru bikin stres. Bahkan sampai ada siswi di Tabanan, Bali, yang bunuh diri sehabis mengerjakan UN matematika. Ironis, bukan? Tapi, yah, semuanya sudah berlalu. Harapannya ke depan semoga tahun depan UN tidak lagi seperti ini. Semoga ada semakin banyak perbaikan untuk pelaksanaan UN tahun depan.