Mencontek For Good

cheating-2

Awalnya saya pengen memberi judul artikel ini cheating for good. Tapi takutnya kalau saya beri judul demikian nanti artikel saya muncul di kolom pencarian Google dengan kata kunci ‘selingkuh’. Hehe. Yeah, cheating yang saya maksud adalah mencontek, bukan selingkuh ya. Soalnya kata cheating dalam bahasa Inggris kan memiliki dua makna ‘selingkuh’ dan ‘mencontek’. OK. Let us write this article. Actually, this article tidak bisa disebut artikel. Tapi juga tidak bisa disebut cerpen sih. Karena yang akan saya tulis di bawah ini adalah kisah nyata—bukan cerpen, bukan juga artikel. Lebih tepat disebut salah satu potongan diary anak ingusan bodoh bergigi tonggos. Jangan mikir ya kalau sayalah anak ingusan bodoh bergigi tonggos itu. Buahahahahahahahahaha.

Suatu hari, Alice pulang sekolah dengan wajah suntuk. Alice adalah gadis yang sering mendapat bully di sekolah karena memiliki gigi tonggos dan senang bersikap seperti alien. Dan ibu Alice, Vera, tahu betul tentang hal itu. Namun, sangat sulit menasihati Alice untuk menghilangkan kebiasaannya bersikap seperti alien. Alice membanting tasnya dan duduk dengan suntuk.

“Nak?” kata Vera menatap Alice yang tampak kesal dan langsung duduk di teras sepulang sekolah, “pulang sekolah kok enggak salaman dulu sama mama?”

“Alice kesel, Ma,” ujar Alice sambil merengut. Dia menyilangkan tangannya dan menautkan kedua alisnya.

“Kesel kenapa?” tanya Vera dengan sabar sembari duduk di samping Alice.

“Tadi pas ulangan matematika Alice dapat nilai 6,” jawab Alice.

“Kenapa nilaimu bisa jelek, Al? Trus?”

“Padahal Alice kemarin sudah belajar, tapi ulangannya susah-susah banget. Alice akhirnya dimarahin Bu Cindy karena Alice dapat nilai paling jelek pas ulangan matematika, sementara rata-rata temen-temen Alice dapat nilai 9. Padahal tadi anak-anak di kelas pada nyontek ke Febri semua. Alice sendiri yang enggak nyontek. Mama ‘kan pernah bilang, nyontek itu dosa. Lagipula kasihan Febri nilainya jadi jelek gara-gara nyontekin temen-temennya. Mama ‘kan pernah bilang Alice harus jujur kapanpun dan dimanapun Alice berada.”

“Kenapa kamu enggak nyontek juga, sih, Al?”balas Vera geram.  Hati Alice remuk.

Advertisements

DO COMMENT

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: