Akhir-Akhir Ini…

cry

Akhir-akhir ini saya dapat banyak masalah dan itu berdampak pada produktivitas kepenulisan saya. Saya menjadi sering merasa malas dan kosong ketika akan menulis. Padahal proyek nulis saya untuk bulan ini masih banyak banget. Yeah, inilah derita saya sebagai penulis. Mungkin seharusnya saya lebih profesional. Tapi… ah. Saya memang  penulis yang tidak saya harapkan. Saya cenderung jadi ghost writer, bukannya jadi penulis dengan ide yang orisinal, padahal saya ingin sekali menulis dan menghasilkan karya yang orisinal. Sejujurnya saya menulis tanpa bakat. Kadang saya tidak memperhatikan hal-hal penting dalam menulis, suka serampangan kalau nulis tapi juga kadang perfeksionis gila-gilaan kalau nulis. Tapi, saya nulis artikel ini bukan untuk curhat tentang masalah-masalah yang saya alami dalam menulis.

Saya ingin curhat tentang masalah-masalah yang akhir-akhir ini menghampiri saya.

Jadi…

Pertama, saya mendapat masalah dengan adik saya. Meskipun saya dan adik saya sudah berbaikan, namun adik saya tampaknya masih sulit memaafkan perbuatan saya terhadap adik saya. Itu membuat saya patah hati—sebagai kakak. Seharusnya saya sebagai kakak bisa tegas menghadapi adik saya, karena dalam masalah ini tidak hanya saya seorang yang membuat masalah, tapi juga adik saya. Tapi saya tidak mau kasar-kasar kepada adik saya—takut membuatnya sakit hati. Jadi, saya biarkan saja saya sakit karena perbuatan adik saya.

Kedua, saya mendapat masalah dengan keluarga saya—lebih spesifiknya dengan sepupu-sepupu saya. Gara-gara masalah ini, saya merasa enggak enak kepada sepupu-sepupu saya. Sebenarnya saya juga enggak mau mengekspos lebih banyak masalah saya yang kedua ini, tapi akibat masalah ini sepupu-sepupu saya jadi gimana gitu ke saya. Memang salah saya sih. Sebenarnya enggak etis kalau saya curhat seperti ini di blog, tapi tangan saya terlanjur gatel pengen curhat, hehe.

Ketiga, saya mendapat masalah dengan dia. Masalahnya adalah saya dan dia harus berpisah. Tanpa selamat tinggal. Dan itu pahit sekali. Saya bikin satu puisi tentang perpisahan saya dengan dia di blog ini. Saya enggak berharap dia membaca puisi saya karena dia memang enggak bakal pernah membacanya. Ada gambar galaxy yang saya lampirkan di puisi itu karena galaxy selalu mengingatkan saya pada dia. Mungkin besok di SMA saya dan dia sudah enggak satu sekolah lagi seperti kemarin waktu SMP, meskipun mungkin saya selalu berharap dia kembali. Tapi saat ini saya berusaha keras melupakan dia. Lagipula, jika ini bukan perpisahan yang pahit, perpisahan ini pasti yang terbaik, meskipun selama ini saya sudah lama sekali bersama dengannya. Saya tahu berpisah memang yang terbaik. Kadang saya hanya ingin mengucapkan selamat tinggal pada laki-laki kesekian yang pernah mengisi hati saya ini, tapi dia tidak pernah mengijinkannya. Mungkin jika saya bilang selamat tinggal, itu justru melukai hatinya. Jadi saya hargai keputusan dia.

Sebenarnya, saya tidak suka curhat seperti ini di blog. Tapi saya jarang sekali curhat ke manusia. Saya cenderung lebih sering mendengarkan curhat orang lain. Saya kadang juga curhat sih ke orang-orang, tapi curhatnya itupun hanya lewat kalimat-kalimat yang sarkatis. Menurut saya curhat secara vulgar ke orang-orang tidak efektif meredam masalah dan justru menambah masalah. Jadi, saya lebih suka curhat di blog. Bagi saya, curhat lewat blog sudah cukup mengentengkan beban-beban saya dan alhamdulillah setelah curhat di sini masalah-masalah saya terasa lebih enteng dari sebelumnya. Baiklah, nulis artikelnya sampai sini saja. Kapan-kapan saya akan curhat lagi di blog ini, hehe. See you next article, daah!

Advertisements

DO COMMENT

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: