Feminisme Masa Kini; Topless?

feminist

Di Indonesia, jumlah feminis tidak terhitung banyaknya. Banyak sekali. Saya salah satunya. Saya juga feminis. Saya memutuskan menjadi feminis karena saya geram terhadap banyaknya pelecehan seksual dan kekerasan terhadap wanita yang terjadi di dunia, juga karena termotivasi untuk memperjuangkan hak-hak wanita. Namun demikian, saya tidak berusaha keluar dari kodrat saya sebagai wanita. Feminis perempuan yang berusaha keluar dari kodratnya sebagai wanita itu bukan feminis. Feminis wanita yang menganggap dirinya sama dengan laki-laki, itu—seperti yang saya tekankan di kalimat sebelumnya—bukan feminis. Suatu hari ada sebuah kelompok feminis yang mengembangkan proyek berupa alat/produk yang memungkinkan perempuan untuk buang air kecil sambil berdiri. Mengutip dari sebuah artikel, kaum feminis tersebut membuat alat tersebut karena mereka ingin setara dengan pria termasuk untuk urusan buang air kecil. Ide membuat produk tersebut menurut saya sangat aneh dan konyol. Tapi ada satu lagi proyek dari kaum feminis yang bikin saya makin geleng-geleng kepala.

“Men can go shirtless but if woman does the same thing it’s illegal.”

Dikutip dari wolipop.com, melepas bra bagi wanita ternyata memberi banyak manfaat kesehatan seperti mampu membuat aliran darah dalam tubuh lancar, tidur lebih nyenyak, terhindar dari iritasi kulit, dan mencegah kanker payudara. Manfaat kesehatan dalam melepas bra ini menjadi salah satu dasar bagi para feminis untuk membentuk untuk proyek topless equality. Namun alasan utama dari proyek topless equality ini adalah untuk menyetarakan wanita dengan pria dalam hal bertelanjang dada. Para feminis yang mengembangkan proyek tersebut berpikir, kenapa para lelaki boleh bertelanjang dada sedangkan wanita tidak—padahal wanita dan pria sama-sama memiliki ‘payudara’ dan puting susu.

Komentar salah seorang pengguna twitter tentang proyek topless equality

Komentar salah seorang pengguna twitter tentang proyek topless equality

Saya—sebagai feminis, tidak setuju dengan gerakan topless equality ini. Semua orang mungkin bertanya-tanya kenapa seorang wanita tidak boleh mengumbar payudara di depan umum—sedangkan lelaki tidak, tetapi jawabannya sudah jelas—karena apabila seorang wanita mengumbar payudaranya maka akan mengundang nafsu para pria. Saya menentang keras gerakan ini karena gerakan ini sudah jelas maksiat. Wanita boleh saja mengumbar payudara apabila dia sedang sendiri dan berada di ruangan tertutup, tanpa seorangpun yang melihat kecuali dirinya sendiri. Lagipula ternyata melepas bra dan membebaskan payudara dari bra atau pakaian memiliki manfaat menyehatkan bagi tubuh. Namun jika seorang wanita mengumbar payudaranya di depan umum, itu bukan hal yang menyehatkan lagi.

images

Seorang wanita pada dasarnya memang berbeda dari laki-laki. Wanita dilahirkan untuk menjadi ibu bagi anak-anak mereka, menjadi istri bagi suami mereka, mengerjakan pekerjaan rumah memasak, dan lain-lainnya. Sementara pria diciptakan untuk menjadi ayah bagi anak-anak mereka, suami dari istri mereka, mencari nafkah, dan sebagainya. Merupakan tindakan yang salah apabila seorang wanita berusaha untuk membuat dirinya sama dengan pria. Seharusnya seorang feminis harus bangga dengan diri mereka dan menolak untuk ‘lari dari kenyataan’ bahwa mereka seorang perempuan. Perbuatan para feminis membentuk gerakan topless equality ini sama saja pengkhianatan bagi diri mereka sendiri. Seharusnya seorang feminis pada dasarnya hanya memperjuangkan hak-hak wanita, bukan menyamakan diri dengan pria. Seorang wanita, tidak berhak untuk melanggar kodratnya sebagai wanita.

Advertisements

DO COMMENT

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: