Monthly Archives: May 2014

Protected: Keripik

This content is password protected. To view it please enter your password below:

AKMU’s New Album: PLAY

play

Sebenarnya saya telat banget bikin artikel ini, album baru AKMU keluarnya kan tanggal 7 April 2014 tapi baru sekarang bikin artikelnya. Nah, to the point aja, judul album baru Akdong Musician ini adalah PLAY. Album ini berisi 11 lagu, berikut ini tracklist-nya:

No. Title Length
1. “Give Love”   2:59
2. “200%”   3:15
3. “Melted”   3:58
4. “On The Subway”   3:44
5. “Hair Part”   3:48
6. “Artificial Grass”   3:48
7. “Don’t Hate Me”   3:50
8. “Little Star”   3:49
9. “Anyway”   3:11
10. “Idea”   3:22
11. “Galaxy”   2:59

Promotional songs di album ini adalah 3 lagu pertama yang disebutkan dalam tracklist di atas dan tiga lagu promosi tersebut akan saya bahas di sini.

Video di atas adalah video musik dari lagu 200%. Video itu menceritakan tentang seorang gadis yang diperankan oleh Lee Soo-hyun, vokalis AKMU, yang jatuh cinta kepada seorang laki-laki. Namun cinta gadis itu bertepuk sebelah tangan karena lelaki itu ternyata mencintai gadis lain. Di pertengahan video si gadis yang diperankan Lee Soo-hyun tampak bahagia dengan laki-laki pujaannya namun di akhir video justru si laki-laki tampak bahagia dengan gadis pujaan hatinya. Ketika melihat video ini awalnya saya sempat syok, terutama ketika saya melihat dari pertengahan hingga akhir video. Tapi saya suka lihat akting Soo-hyun di sini, lucu banget.

sh

Ini waktu Soo-hyun di bis sekolah, ngeliatin cowok pujaannya. Cute banget matanya~

Lagu 200% ini… korea banget. Nggak seperti artis YG pada umumnya, Akdong Musician enggak mengusung genre hip hop di album barunya. Lagu ini cukup easy listening, tapi awalnya saya sempat enggak cocok sama lagu ini. Lagu ini gak bikin saya addicted. Habis dengerin lagu ini kesan saya biasa-biasa aja, saya enggak ketagihan nyetel lagunya lagi atau mendendangkan lirik-liriknya. Saya seperti enggak menemukan sesuatu yang baru dari AKMU, saya rasa lagunya AKMU begini-begini saja dari jaman K-POP STAR sampai sekarang. Video klipnya juga biasa-biasa saja. Mungkin YG berniat menampilkan sesuatu yang baru karena sebelumnya YG selalu menampilkan video-video musik yang meriah dan heboh. Tapi mungkin ya beginilah genre dan video musik yang ditampilkan AKMU. Dinikmati sajalah! Hehe.

Video Give Love ini merupakan lanjutan dari video klip 200%. Lagu Give Love cenderung lebih easy listening dari 200%, tapi masih ada instrumen-instrumen musik dari lagu 200% yang dimainkan di lagu ini. Tidak seperti video 200%, video Give Love ini menampilkan kisah happy ending.

Kalau video di atas adalah video musik Melted. Lagu Melted ini adalah favorit saya diantara ketiga promotional songs di album PLAY. Video klipnya bagus banget, enggak kayak video-video musik K-Pop pada umumnya. Duo kakak-beradik Akdong Musician tidak ditampilkan di video musik tersebut, melainkan orang-orang bule yang tampil berdrama di video tersebut. Video dan lagu Melted menceritakan betapa dinginnya sikap orang-orang dewasa di dunia. Lagu Melted ini bergenre ballad, tapi tidak terlalu mendayu-dayu. Menurut saya Melted adalah yang terbaik diantara ketiga lagu promosi album PLAY dari segi lagu dan video musik.

11

Berikut ini adalah 11 sikap penghambat kesuksesan:

1. Arogansi: Ini merupakan sikap dimana diri merasa paling benar.

2. Aloofness: Sulit berkomunikasi dengan orang lain.

3. Eagerness to please: Orang yang mengejar popularitas dalam setiap situasi.

4. Eccentricity: Menunjukkan sikap yang ingin selalu berbeda dari orang lain.

5. Excessive Caution: Seseorang yang selalu takut dalam mengambil keputusan.

6. Habit Distrust: Sikap dimana tidak bisa mempercayai orang lain dan selalu curiga.

7. Mischievousness: Orang dengan sikap bahwa peraturan dibuat untuk dilanggar.

8. Melodrama: Sikap seseorang yang ingin menjadi pusat perhatian di setiap kesempatan.

9. Passive Resistance: Sikap dari seseorang yang selalu tidak yakin dengan apa yang dikatakannya.

10. Perfectionism: Selalu ingin tampak sempurna.

11. Volatility: Orang dengan sikap yang sulit ditebak dan bersikap sesuai dengan mood-nya.

Sumber: https://id-id.facebook.com/komunitas.blackberry.indonesia/posts/262069287171702,  http://strawberrycakecream.blogspot.com/2010/02/apakah-kalian-pernah-merasa-gagal-dalam.htm (dengan sedikit perubahan)

success-baby

Gotye – Somebody That I Used To Know (feat. Kimbra)

Well, I’m being stressed with this song. Galau tingkat hebat. Padahal lagunya biasa-biasa aja sih (BOHONG!! BOHONG!!), tapi liriknya subhanallah. Ini Gotye mungkin punya kemampuan telepati kali ya sampe bisa bikin lagu yang ceritanya persis sama cerita yang GUE alami? Arrgh. God, save me from this frustrating song!

SOMEBODY THAT I USED TO KNOW (LYRIC)

[Gotye]
Now and then I think of when we were together
Like when you said you felt so happy you could die
Told myself that you were right for me
But felt so lonely in your company
But that was love and it’s an ache I still remember

You can get addicted to a certain kind of sadness
Like resignation to the end, always the end
So when we found that we could not make sense
Well you said that we would still be friends
But I’ll admit that I was glad that it was over

But you didn’t have to cut me off
Make out like it never happened and that we were nothing
And I don’t even need your love
But you treat me like a stranger and that feels so rough
No you didn’t have to stoop so low
Have your friends collect your records and then change your number
I guess that I don’t need that though
Now you’re just somebody that I used to know

Now you’re just somebody that I used to know
Now you’re just somebody that I used to know

[Kimbra]
Now and then I think of all the times you screwed me over
But had me believing it was always something that I’d done
But I don’t wanna live that way
Reading into every word you say
You said that you could let it go
And I wouldn’t catch you hung up on somebody that you used to know

[Gotye:
But you didn’t have to cut me off
Make out like it never happened and that we were nothing
And I don’t even need your love
But you treat me like a stranger and that feels so rough
No you didn’t have to stoop so low
Have your friends collect your records and then change your number
I guess that I don’t need that though
Now you’re just somebody that I used to know

[x2]
Somebody
(I used to know)
Somebody
(Now you’re just somebody that I used to know)

(I used to know)
(That I used to know)
(I used to know)
Somebody

 

Feminisme Masa Kini; Topless?

feminist

Di Indonesia, jumlah feminis tidak terhitung banyaknya. Banyak sekali. Saya salah satunya. Saya juga feminis. Saya memutuskan menjadi feminis karena saya geram terhadap banyaknya pelecehan seksual dan kekerasan terhadap wanita yang terjadi di dunia, juga karena termotivasi untuk memperjuangkan hak-hak wanita. Namun demikian, saya tidak berusaha keluar dari kodrat saya sebagai wanita. Feminis perempuan yang berusaha keluar dari kodratnya sebagai wanita itu bukan feminis. Feminis wanita yang menganggap dirinya sama dengan laki-laki, itu—seperti yang saya tekankan di kalimat sebelumnya—bukan feminis. Suatu hari ada sebuah kelompok feminis yang mengembangkan proyek berupa alat/produk yang memungkinkan perempuan untuk buang air kecil sambil berdiri. Mengutip dari sebuah artikel, kaum feminis tersebut membuat alat tersebut karena mereka ingin setara dengan pria termasuk untuk urusan buang air kecil. Ide membuat produk tersebut menurut saya sangat aneh dan konyol. Tapi ada satu lagi proyek dari kaum feminis yang bikin saya makin geleng-geleng kepala.

“Men can go shirtless but if woman does the same thing it’s illegal.”

Dikutip dari wolipop.com, melepas bra bagi wanita ternyata memberi banyak manfaat kesehatan seperti mampu membuat aliran darah dalam tubuh lancar, tidur lebih nyenyak, terhindar dari iritasi kulit, dan mencegah kanker payudara. Manfaat kesehatan dalam melepas bra ini menjadi salah satu dasar bagi para feminis untuk membentuk untuk proyek topless equality. Namun alasan utama dari proyek topless equality ini adalah untuk menyetarakan wanita dengan pria dalam hal bertelanjang dada. Para feminis yang mengembangkan proyek tersebut berpikir, kenapa para lelaki boleh bertelanjang dada sedangkan wanita tidak—padahal wanita dan pria sama-sama memiliki ‘payudara’ dan puting susu.

Komentar salah seorang pengguna twitter tentang proyek topless equality

Komentar salah seorang pengguna twitter tentang proyek topless equality

Saya—sebagai feminis, tidak setuju dengan gerakan topless equality ini. Semua orang mungkin bertanya-tanya kenapa seorang wanita tidak boleh mengumbar payudara di depan umum—sedangkan lelaki tidak, tetapi jawabannya sudah jelas—karena apabila seorang wanita mengumbar payudaranya maka akan mengundang nafsu para pria. Saya menentang keras gerakan ini karena gerakan ini sudah jelas maksiat. Wanita boleh saja mengumbar payudara apabila dia sedang sendiri dan berada di ruangan tertutup, tanpa seorangpun yang melihat kecuali dirinya sendiri. Lagipula ternyata melepas bra dan membebaskan payudara dari bra atau pakaian memiliki manfaat menyehatkan bagi tubuh. Namun jika seorang wanita mengumbar payudaranya di depan umum, itu bukan hal yang menyehatkan lagi.

images

Seorang wanita pada dasarnya memang berbeda dari laki-laki. Wanita dilahirkan untuk menjadi ibu bagi anak-anak mereka, menjadi istri bagi suami mereka, mengerjakan pekerjaan rumah memasak, dan lain-lainnya. Sementara pria diciptakan untuk menjadi ayah bagi anak-anak mereka, suami dari istri mereka, mencari nafkah, dan sebagainya. Merupakan tindakan yang salah apabila seorang wanita berusaha untuk membuat dirinya sama dengan pria. Seharusnya seorang feminis harus bangga dengan diri mereka dan menolak untuk ‘lari dari kenyataan’ bahwa mereka seorang perempuan. Perbuatan para feminis membentuk gerakan topless equality ini sama saja pengkhianatan bagi diri mereka sendiri. Seharusnya seorang feminis pada dasarnya hanya memperjuangkan hak-hak wanita, bukan menyamakan diri dengan pria. Seorang wanita, tidak berhak untuk melanggar kodratnya sebagai wanita.

Presiden Yang Selalu Salah

Sebenarnya saya sudah benar-benar jengah dengan politik jaman sekarang. Korupsi dimana-mana, politik kotor bertebaran di sudut-sudut kota. Rakyat pun menjadi sengsara, kemiskinan tidak dapat diberantas,  kriminalitas tidak dapat dihindari. Lalu siapa yang harus disalahkan atas semua ini? Pak Presiden? Tapi rasanya aneh sekali kalau kita harus menyalahkan presiden. Bukankah kita yang memilih, lalu mengapa ujung-ujungnya kita harus menyalah-nyalahkan presiden yang terpilih atas semua kerusakan yang melanda negeri ini? Rasanya seperti kita—bangsa Indonesia ini tidak ada rasa cinta kepada pemimpin kita sendiri. Kita harus mencontoh Kerajaan Inggris. Orang Inggris selalu memuji dan menghormati ratu mereka—pemimpin mereka, bahkan terkadang saya merasa pujian rakyat Inggris kepada ratu mereka sangat berlebihan. Sedangkan rakyat Indonesia? Setiap kali ada sesuatu yang tidak mengenakkan terjadi di tanah air, orang-orang selalu menyalahkan presiden. Malang nian nasibmu Pak Presiden. Rakyatmu sendiri tak menghargaimu. Saya sampai merasa seperti rakyat Indonesia memilih presiden bukan untuk memimpin negara tetapi agar sang presiden bisa disalah-salahkan. Sebenarnya, menurut saya, presiden tidak sepenuhnya salah dalam rusaknya  negeri ini. Justru rakyat Indonesia sendiri-lah yang menjadi faktor utama rusaknya negeri ini. Kenapa saya mengatakan demikian? Karena rakyat Indonesia bisanya hanya omong doang alias omdo. Orang Indonesia punya banyak ide brilian, namun tidak pernah mencoba untuk melakukan inovasi dan kreasi demi perbaikan negeri ini. Selain itu masih banyak kekurangan-kekurangan yang dimiliki rakyat Indonesia yang menjadi faktor rusaknya utama negeri ini. Ada yang bisa menyebutkan lebih banyak?

Dampak Negatif Teknologi Bagi Anak-anak dan Remaja

Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Hampir segala hal yang ada di dunia ini menjadi mungkin dan mudah dengan adanya teknologi. Namun meskipun teknologi (tampaknya) memberikan banyak dampak positif bagi kehidupan manusia, ternyata teknologi tak luput dari berbagai macam dampak negatif yang mampu merusak kehidupan manusia.

Pada masa ini dunia sudah dikuasai oleh teknologi. Teknologi dengan segala keanggunan dan kecanggihannya berhasil memikat berbagai kalangan usia mulai usia manula, dewasa, remaja, bahkan anak-anak. Orangtua kerap memfasilitasi putra-putri mereka yang masih belia dengan gadget atau barang-barang berbau teknologi lainnya untuk memanjakan putra-putri mereka seperti komputer dan handphone. Namun orangtua patut waspada terhadap fasilitas teknologi canggih yang mereka berikan kepada putra-putri mereka karena ternyata teknologi mampu membawa dampak negatif pada sang buah hati. Berikut adalah segelintir dampak negatif teknologi pada anak-anak dan remaja:

1) Kehilangan kemampuan bersosialisasi

13848560501125747537

Teknologi mampu meracuni dan menyebabkan candu pada penggunanya, layaknya zat psikotropika. Zat psikotropika dikenal mampu menghilangkan rasa depresi dan menimbulkan efek tenang selama beberapa saat, namun diam-diam zat psikotropika mampu merusak tubuh penggunanya dan menyebabkan candu. Sama halnya dengan teknologi. Anak-anak yang mengalami kecanduan teknologi pada umumnya hanya menghabiskan waktu di rumah untuk bermain komputer dan jarang keluar rumah untuk bersosialisasi. Tentu saja hal ini sangat berbahaya dan mampu membuat anak-anak yang mengalami kecanduan teknologi menjadi sulit menyatu dengan nilai, norma, dan struktur sosial di dalam masyarakat. Salah satu fenomena yang berhubungan dengan dampak negatif yang satu ini adalah fenomena hikikomori di Jepang, dimana para remaja Jepang menarik diri dari hubungan sosial dan lebih suka mengurung diri di rumah. Ada banyak faktor yang menyebabkan munculnya fenomena hikikomori, salah satunya adalah kegemaran remaja-remaja Jepang akan game dan gadget.

2) Pornografi
1384856099682743940

Kejahatan dunia maya adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah hacking, penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi, dll. Tetapi dampak cybercrime yang paling sering dibicarakan dan paling sering melibatkan remaja di bawah umur adalah pornografi. Banyak sekali kasus asusila yang melibatkan remaja-remaja di bawah umur dan pada umumnya remaja-remaja itu masih duduk di bangku sekolah menengah, salah satunya adalah kasus video asusila siswa-siswi SMPN 4 Jakarta yang beberapa waktu lalu ramai dibicarakan.

Secara tidak langsung, teknologi berhasil mempengaruhi remaja-remaja di bawah umur untuk melakukan tindakan asusila, melalui situs-situs porno yang banyak ditemukan di internet. Remaja dapat bebas mengakses berbagai situs porno di internet tanpa diawasi orangtua karena kebanyakan para orangtua sibuk mencari nafkah dan kurang mengawasi pertumbuhan anak-anak. Sebenarnya bukan salah para remaja bila mereka mengakses situs porno karena usia remaja adalah usia dimana para remaja mencari jati diri dan berusaha mempelajari sesuatu yang belum mereka ketahui. Namun orangtua sebaiknya mendampingi dan mengawasi sang buah hati ketika mengakses internet agar si buah hati tidak terjerumus ke hal-hal negatif.

3) Menurunnya prestasi belajar

1384856128549137965

Seperti yang dikatakan pada poin 1, “teknologi mampu meracuni dan menyebabkan candu pada penggunanya, layaknya zat psikotropika”. Hal itu tidak hanya dapat menurunkan kemampuan anak-anak bersosialisasi namun juga mampu menurunkan prestasi belajar anak-anak. Anak-anak yang pada awalnya senang belajar menjadi tergila-gila terhadap game dan gadget sehingga prestasi belajar anak-anak pun menurun. Sebenarnya game memang baik untuk mengasah ketajaman berpikir anak-anak namun jika terlalu sering bermain game bisa membawa dampak buruk. Solusi untuk menanggulangi masalah ini adalah membatasi jam bermain game anak-anak dan menjadikan game dan gadget sebagai sarana belajar yang mengasyikkan bagi anak-anak sehingga prestasi belajar anak-anak tidak menurun. Orangtua sebaiknya mengisi laptop/komputer/tablet dengan game-game yang bermutu dan mengandung unsur pendidikan di dalamnya untuk dimainkan sang buah hati.

Jurnal Pasca Ujian Nasional 2014

Gambar: liputanpendidikan.blogspot.com

Sumber: liputanpendidikan.blogspot.com

UN. Ujian Nasional. Hari ini, saya resmi selesai mengikuti ujian nasional. Dan rasanya? Fiiuh. Lega sekali. Setelah semua kerja keras yang telah saya lakukan selama 3 tahun ini, akhirnya terbayar dalam 4 hari (kalimat ini menyindir lho). Ngomong-ngomong tentang UN, saya pengen me-review pelaksanaan ujian nasional SMP tahun ini. UN tahun ini sangat amburadul.  Saya sangat kecewa kenapa UN tahun ini menyedihkan sekali—terutama di dua hari pertama. Di hari pertama UN, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia. Ada beberapa paket ujian Bahasa Indonesia yang nomornya dobel (nomor 11-12) dan ada beberapa paket soal yang tidak ada nomor 13-nya. Terang saja hal ini membuat para peserta ujian bingung. Pengawas ujian lalu menginstruksikan murid yang mendapat paket soal yang nomornya dobel untuk mengerjakan soal nomor 11-12 yang tidak bersampul, sementara murid yang mendapat soal yang tidak ada nomor 13-nya supaya soal nomor 13 dikosongi/tidak dijawab. Namun demikian, meski telah diberi instruksi, murid-murid masih tetap bingung—terutama mengenai perbedaan naskah soal bersampul dan tidak bersampul bagi siswa-siswi yang mendapat soal yang nomor 11 dan 12-nya dobel—termasuk saya. Di hari kedua ujian nasional, mata pelajaran yang diujikan adalah matematika. Soal-soal UN matematika yang diujikan tahun ini sangat amat sulit. Banyak soal yang nyeleweng dari SKL. Bahkan ada soal internasional yang nyelip di naskah UN matematika SMP tahun ini. Kabarnya soal itu merupakan hasil ‘plagiat’ soal PISA—soalnya sama persis, hanya di-copy paste dan di-translate ke bahasa Indonesia. Berikut ini penampakan soal PISA yang di-plagiat dalam UN matematika SMP tahun ini.

un2

Menteri Pendidikan Berkicau

mnuh

Di twitter mendapati banyak kritikan dan omelan tentang buruknya pelaksanaan UN SMP 2014, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M. Nuh akhirnya buka mulut. Beliau berkicau dalam twitternya bahwa peserta yang soal UN Bahasa Indonesia-nya dobel akan di-skor dengan 2 skor—diambil yang menguntungkan siswa, sedangkan peserta UN yang soal nomor 13-nya hilang akan menjadi bonus. Bonus? Di soal ujian NASIONAL ada bonus? Saya hanya bisa tertawa. Miris.

mnuh2

Selain itu, sebelumnya M. Nuh juga telah berkicau tentang tuduhan plagiarisme soal UN matematika SMP 2014 dengan soal PISA 2012. Awalnya, ketika saya tahu soal UN matematika ini ternyata hasil plagiat soal PISA, saya sempat mention twitter Mendikbud dan mengutarakan kekesalan saya. Bagaimana bisa Kemdikbud plagiat soal? Mau jadi apa bangsa ini kalau soal UN-nya saja plagiat? Tapi setelah membaca twit M. Nuh di atas, saya merasa sedikit lega. Meski demikian saya masih sedikit kesal, karena seharusnya soal berstandar internasional tidak ada di UN. Katanya soal internasional dimunculkan supaya peserta UN tidak manja atas usul Mendikbud. Tapi justru bikin stres. Bahkan sampai ada siswi di Tabanan, Bali, yang bunuh diri sehabis mengerjakan UN matematika. Ironis, bukan? Tapi, yah, semuanya sudah berlalu. Harapannya ke depan semoga tahun depan UN tidak lagi seperti ini. Semoga ada semakin banyak perbaikan untuk pelaksanaan UN tahun depan.