Monthly Archives: October 2013

LIMBAH AGRO-INDUSTRI DAN PEMANFAATANNYA

Menurut Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok agraria pasal 1 ayat 2, “Seluruh bumi, air dan ruang angkasa, termasuk kekayaan alam yang  terkandung didalamnya dalam wilayah Republik Indonesia, sebagai  karunia Tuhan Yang Maha Esa adalah bumi, air dan ruang angkasa  bangsa Indonesia dan merupakan kekayaan nasional.”. Indonesia dikaruniai kekayaan alam yang luar biasa oleh Tuhan Yang Maha Esa. Wilayah Indonesia subur dan makmur dengan keanekaragaman hayati yang melimpah ruah. Kita sebagai bangsa Indonesia berhak dan wajib mengolah kekayaan alam Indonesia yang telah dikaruniakan Tuhan kepada kita untuk memenuhi kebutuhan kita sebagai makhluk hidup. Salah satu satu cara pengolahan kekayaan alam yang biasa kita temui di sekitar kita adalah agro-industri. Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia, agro-industri adalah kegiatan yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut. Namun pada setiap pengolahan kekayaan alam, pasti terdapat limbah, yaitu sampah buangan baik anorganik maupun organik yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik. Limbah dapat menimbulkan masalah karena limbah dapat menimbulkan pencemaran, baik pencemaran air, tanah, maupun udara. Karenanya, kita harus melakukan pengolahan limbah atau daur ulang dalam rangka mengurangi dampak buruk limbah sebagai bahan polutan sekaligus  menjadikan limbah bahan yang lebih bermanfaat. Berikut ini adalah berbagai jenis limbah agro-industri beserta contoh dan pemanfaatannya:

1)    Limbah cair

Limbah cair, sesuai namanya adalah limbah yang berbentuk cair. Contoh limbah cair pada agro-industri adalah air kedelai. Limbah air kedelai dapat diolah menjadi biogas. Biogas dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan maupun sumber energi listrik.

2)    Limbah padat

Contoh-contoh limbah padat adalah:

a)    Kulit telur

Kulit telur menyusun sekitar 10 persen dari total berat telur. Kulit telur sebagian besar (98,4 persen) terdiri dari bahan kering dan 1,6 persen air. Kulit telur mengandung 95,1 persen mineral dan 3,3 persen protein. Di antara mineral tersebut yang paling banyak adalah kalsium karbonat (98,43 persen), magnesium karbonat (0,84 persen) dan kalsium fosfat sebanyak 0,75 persen. Karena kandungan kalsium karbonatnya sangat tinggi, kulit telur dapat dimanfaatkan sebagai campuran pasta gigi dan semen.

b)    Ampas nanas

Ampas nanas mampu menurunkan kadar FFA atau asam lemak bebas dan zat karsinogen pada minyak jelantah. Ampas nanas juga dapat menyerap karbon aktif pada minyak jelantah sehingga minyak jelantah yang berwarna hitam menjadi jernih.

c)    Beton (Biji nangka)

Beton memiliki sejuta manfaat yang jarang diketahui. Berikut ini manfaat beton:

  • Membantu mengurangi rasa gelisah atau ketegangan
  • Berkhasiat menyembuhkan mual atau sembelit
  • Dapat mengurangi ketidakstabilan sistem pencernaan
  • Sumber yang kaya karbohidrat kompleks, serat makanan, vitamin seperti A, B dan C, dan mineral seperti kalsium, seng fosfor, dll.

Beton dapat diolah menjadi makanan, seperti donat beton. Berikut ini adalah resep donat beton:

Bahan:

  • 500 gr tepung terigu
  • 4 butir kuning telur
  • 75 gr mentega
  • ½ sdt garam
  • 100 ml air dingin
  • 100 gr gula halus
  • 1 bks ragi instant
  • 100 gr beton

Bahan pelengkap (pilih sesuai selera):

  • Gula bubuk
  • Cokelat meises
  • Keju

Cara membuat:

  1. Campurkan tepung terigu, gula, dan ragi instant menjadi satu, aduk dengan mixer.
  2. Tambahkan kuning telur dan air dingin, aduk dengan mixer.
  3. Tambahkan mentega dan garam, aduk dengan mixer hingga kalis lalu diamkan sekitar 15 menit.
  4. Beton digerus di atas cobek batu hingga halus dan masukkan ke dalam adonan donat, lalu aduk kembali dengan mixer.
  5. Bagi adonan menjadi 12 bulatan adonan. Diamkan selama 20 menit hingga mengembang.
  6. Setelah adonan cukup mengembang dengan baik, lubangi bagian tengahnyaa dengan jari telunjuk hingga berbentuk cincin.
  7. Siapkan minyak panas dalam wajan dengan api sedang.
  8. Masukan adonan yang sudah dicetak ke dalam minyak panas hingga berubah warna menjadi kuning keemasan.
  9. Angkat adonan yang sudah matang, lalu tiriskan.
  10.  Donat yang sudah jadi bisa ditaburi gula bubuk atau hias bagian atas dengan coklat cair atau keju sesuai dengan keinginan.

d)    Batang pohon pisang

Limbah batang pohon pisang dapat diolah menjadi produk pembersih rambut, yaitu sampo. Sampo dari batang pohon pisang dikenal dapat menyembuhkan kebotakan. Berikut ini cara membuat sampo dari batang pohon pisang:

  • Tebanglah pohon pisang yang masih muda.
  • Lapisan paling luar dan lapisan kedua dari luar dikeruk sampai mendapat bagian dalamnya.
  • Batang pohon pisang di potong kecil-kecil menggunakan pisau.
  • Setelah itu, masukkan potongan tersebut ke dalam blender dan kemudian blender sampai halus.
  • Batang pohon pisang yang telah diblender lebih kurang 30 detik hingga batang tersebut menjadi halus. Lakukan hal ini berulang kali.
  • Setelah diblender, keluarkan batang pohon pisang yang telah hancur tersebut dan peras di atas saringan sampai sisa perasan menjadi kering. Dalam proses ini, jangan sampai ada ampas perasan yang masuk ke dalam ekstrak batang pisang tersebut.
  • Masukkan ekstrak batang pisang tersebut ke dalam botol yang telah disediakan, kemudian kemas botol tersebut dengan memberikan keterangan mengenai cara pemakaian dan cara penyimpanannya.

e)    Abu padi

Abu padi merupakan bekas sekam padi/gabah yang dibakar, biasanya digunakan sebagai pengganti sabun pencuci piring.

Selain pengolahan limbah-limbah di atas, masih banyak limbah-limbah hasil agro-industri yang diolah untuk dijadikan pakan ternak, pupuk organik, media pertumbuhan jamur dan sebagainya. Dengan mengolah limbah, kita dapat mengubah dampak negatif yang diberikan limbah terhadap lingkungan menjadi dampak positif. Maka dari itu, kita sebagai bangsa Indonesia yang dikaruniai hak dan kewajiban untuk mengolah sumber daya alam yang melimpah harus pandai-pandai mengolah sumber daya alam sekaligus limbah hasil pengolahan sumber daya alam yang ternyata mampu membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat.

Artikel ini terinspirasi oleh link berikut: http://puskim.pu.go.id/produk-litbang/teknologi-terapan/pemanfaatan-limbah-agro